"Sekarang aku baru menyadari, enggak mungkin kamu adalah seorang lelaki yang enggak setia. Sebab, perjuangan kamu sudah cukup banyak untuk membuktikan bahwa kamu enggak akan pernah meninggalkan aku, Ken." Ucapan tulus yang terdengar sampai ke hati kecil Keenan membuat lelaki itu menatap wajah Laura dalam-dalam. "Dan sekarang aku menanamkan satu hal dalam diri aku. Bahwa cukup aku saja yang merasakan hal kemarin, anakku nanti jangan," ucap Laura lagi. Seketika itu juga, Keenan langsung mengecup bibir Laura dengan singkat. Senyum bahagia terlukis di wajah Keenan. "Keenan!" kaget Laura. Keenan hanya tertawa kecil, kemudian ia keluar dari mobilnya dan membukakan pintu untuk Laura. "Silakan, Nona," ucap Keenan. "Mulai deh lebaynya," sahut Laura yang kemudian ia keluar dari mobil m

