Chapter 32 : Pertanda

1255 Kata

Saat kafe mulai sepi pengunjung, Laura mengambil kesempatan untuk menghampiri Hanna yang sedari pagi sibuk di dalam ruang kerjanya. Sebelum masuk ke ruang kerja Hanna, Laura mengetuk pintunya terlebih dahulu. “Ini aku, Bu,” ucap Laura yang masih berdiri di depan pintu/ “Masuk saja, Ra,” perintah Hanna. Laura pun membuka pintu ruang kerja Hanna dan langsung berjalan masuk ke dalam sana – menghampiri Hanna yang duduk santai di kursi putarnya. “Duduk, Ra,” perintah Hanna sembari mempersilakan Laura duduk di kursi yang ada di sebrang meja kerjanya. Laura menganggukkan kepalanya sebelum ia duduk di kursi itu. “Ada apa, Ra?” tanya Hanna. “Bu, aku mau bertanya sesuatu dengan Ibu,” sahut Laura. “Apa boleh?” tanyanya. “Tanya apa?” tanya Hanna. Hanna yang tadinya nampak santai, kin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN