17 : Desas-desus

1500 Kata

"Lova, kamu tidak apa-apa kan?" Saat seorang gadis baru saja keluar dari pintu, tiba-tiba saja sebuah suara berujar, mempertanyakan keadaan gadis itu. Dealova mengikuti arah asal suara, ia bisa melihat Vrancesa berdiri dengan ekspresi cemas menatap dirinya. Dealova mendekat ke arah Vrancesa, ia tersenyum simpul. "Aku tidak apa-apa, Cesa. Lihat, aku sehat dan selamat tanpa kekurangan apapun." Dealova menunjukkan bahwa dirinya baik-baik saja. Awalnya ia memang sempat takut-takut tadi, tapi ternyata Danial tidak memarahi dirinya. Justru malah menawarkan keuntungan baginya, seharusnya ia tidak boleh berburuk sangka pada Danial, jika pada akhirnya pria itu memiliki hati yang baik. Dealova merasa bersalah karena sempat berpikir macam-macam mengenai pria itu, mulai saat ini Dealova akan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN