22 : Sepenggal Kisah Dealova

1200 Kata

Seorang gadis cantik menapaki jalanan dengan tergesa-gesa, ia merekatkan tas selempangnya untuk melindungi barang didalamnya. Rintik hujan menemani perjalanan gadis itu, sesekali ia mengusap wajahnya yang basah oleh air, tapi ia sama sekali tidak terganggu dengan tetesan demi tetesan air hujan tersebut. Hari ini ekspresi wajahnya terlihat sumringah bagai tertiban durian, ia tidak sabar untuk segera pulang dan membawa kabar bahagia bagi orang di rumah. Ia berbelok ke sebuah gang kecil di mana banyak rumah-rumah berderet, langkahnya semakin cepat karena tiba-tiba saja perasaannya tidak enak. Benar saja, saat ia berjalan lebih dekat lagi terdengar suara keras dan juga membentak-bentak, otaknya langsung memasang alarm bahaya. "Neo." gumamnya. Semakin dekat dengan TKP, terlihat dua ora

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN