36 : Momen Manis

2500 Kata

Perjalanan dari kantor cabang menuju ke Bandara hanya membutuhkan lima belas menit saja. Setelah menunjukkan dokumen identitas, keduanya pun diizinkan masuk ke pesawat. “Saya bukan Johan yang bisa menggunakan pesawat pribadi untuk kepentingan kantor, kamu tahu sendiri bahwa perusahaan yang kamu naungi itu bukan milik saya.” Tiba-tiba Danial berujar pada Dealova. Dealova yang sedari tadi diam di samping Danial pun menganggukkan kepala mengerti. Lagipun ia tak berharap bisa menaiki pesawat pribadi, asalkan pekerjaannya berjalan dengan lancar, Dealova sudah sangat bersyukur. “Kita duduk berdampingan, ayo ikuti saya.” Ujar Danial. “Baik, Pak.” Kini Dealova mengekori Danial menuju masuk ke pesawat, mereka menaiki pesawat umum kelas bisnis. Setelah menemukan jok tempat duduknya, Dania

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN