Matanya terbeliak ketika serangan b****i kembali menyengat dirinya. Ia melihat ke arah vaginanya dan melihat lelehan cairan yang merupakan gabungan cement darinya dan m**i Bang Ucok menetes dengan pelan sampai kemudian terjatuh ke lantai. Menunggu sampai beberapa kali tetesan, ia lantas merunduk. Merunduk sampai kemudian terduduk di depan kaca dengan kedua kaki terkembang membentuk huruf M. Dengan satu tangan di d**a dan tangan lain di s**********n, ia lalu memberikan remasan, kocokan, jilatan di p****g. Memberikan public display, sebuah pertunjukan untuk siapa pun penghuni apartemen di seberang yang ingin menyaksikannya. * Hari kesepuluh di Korea. Saat semalam diberikan layanan all-out oleh Rianti benar-benar membuat Ucok makin berbahagia. Ia merasa Rianti itu benar-benar

