Jalur Belakang

1082 Kata

Ucok akhirnya mengakhiri diskusi setelah hampir setengah jam sejak mereka memasuki ruang VIP. Bukan karena udah kehabisan topik obrolan tapi ia mendadak pusing dan juga mengantuk sehabis minum lemon juice yang jadi welcoming drink saat mereka tiba di ruang VIP. Antara sadar dan tidak, yang jelas ia tahu Rianti malam itu tampil seksi dan ia berasa ada sesuatu yang salah. Wajah isterinya itu sepenuhnya memerah, matanya meredup, dan dia kelihatan terengah-engah di duduknya yang diapit Im dan Hyeon. "Hei sayang, yuk, sudah waktunya untuk pergi," katanya. Tapi Ucok heran karena Rianti tidak menanggapi. "Hei Rianti. Ayo, sudah waktunya pergi" Ucapan Ucok tidak selesai. Pusing dan kantuknya menjadi-jadi sampai akhirnya ia mulai terkulai di sofa. Saat itulah Ucok sadar bahwa sudah terlambat untu

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN