Chapter 25

2104 Kata

Rara memperhatikan Fany yang sedang menatapnya dengan begitu serius. "Liat Mama, pake bedak dulu." Kata Rara sambil menggosok-gosok tangannya yang sudah dilumuri bedak bayi. "Gigit nyamuk ya, Ma?" Tanya Fany seraya memegang leher Rara. "Iya, di gigit nyamuk." Jawab Rara sambil menjauhkan tangan Fany dari lehernya. "Nyamuknya jahat gigit Mama!" Ucap Fany tidak terima melihat leher Rara yang merah. "Nakal nyamuknya." Balas Rara sambil melirik Ardhan yang tengah terlelap dengan posisi terlungkup. "Nyamuknya gede ya, Ma?" "Banget!" Plak! "Aduuuh!" "Bangun! Anterin Fany, kamu malah tidur." Ardhan mengelus-ngelus kakinya yang habis dipukul oleh Rara. Fany menyandarkan tubuhnya di tepi tempat tidur tertawa melihat eskpresi Ardhan. "Pah, Mama di gigit nyamuk." Adu Fany sambil berlar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN