Rara meracau tidak jelas ketika wajahnya dihujami kecupan lembut. "Bangun-bangun, udah pagi." Ucap Ardhan tanpa menghentikan aksinya menciumi wajah Rara. "Ardhan, ih! Awas aku masih ngantuk!" Kata Rara dengan mata yang masih terpejam. Karena tidak ingin diganggu Rara pun tidur membelakangi Ardhan. Rara membuka kedua matanya saat Ardhan menelusuri bagian lehernya. "Aku bilang awas lho." Nada suara Rara terdengar datar, namun bukan menjadi halangan Ardhan menghentikan aksinya. "Ar-" Ardhan tersenyum ketika Rara tidak menolak morning kiss nya. "Merah ciieee muka nya." Rara menepis tangan Ardhan yang berada di pipinya lalu menutupi wajahnya menggunakan selimut. "Hei, bangun. Mandi sana, abis itu sarapan. Kita pulang lho hari ini." Kata Ardhan sambil bangkit dari tidurnya berjalan ke a

