A/n : disini menceritakan Khail yang sudah memasuki Sekolah Menengah Atas. * Bagi Khail, gadis berhijab yang soleh itu idaman, memiliki akhlak yang mulia dan lemah lembut, namun kenyataan nya ia di hadapkan oleh seorang gadis berhijab sederhana dengan sifat petakilan dan tidak mau diam, seperti sekarang, Dinda bertandang di rumahnya malam-malam begini. "Ck, usir aja, Ma..." Khail berdecak kecil, ia masih betah berbaring sambil memainkan game nya. Sang Mama berkacak pinggang. "Kamu itu, nggak sopan ngusir pacar sendiri... Apalagi dia yang apelin kamu, jadi cowok itu yang peka dikit, Bang." Lia mendekati ranjangnya, lalu menarik headset yang terpasang di kedua telinganya. "Pacar?" Khail menaikkan alisnya. "Iya, Dinda tadi Mama tanyain ngapain kesini katanya mau jemput pacar, katanya ad
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


