“Apa yang membuat wanita muda sepertimu terus mengembuskan napas berat?” Suara berat yang menyapanya itu membuat Dana terkejut, tubuhnya spontan mundur. Matanya membulat dengan kedua tangan yang menutup mulutnya tak terbuka. Tak menyangka akan bertemu dengan orang di depannya di tempat ini. ***** Tangan Dana sejak tadi berpilin di atas paha dengan terus mencuri pandang ke arah pria di depannya. Beberapa kali, dia meminum air mineral dingin yang dia pesan guna membasahi kerongkongannya yang tiba-tiba saja kering. Di depannya sekarang, ada pria yang baru dia temui akhir pekan kemarin, dan hari ini dia tidak sengaja bertemu kembali dengan pria itu saat berada di depan mushola rumah sakit. Beberapa kali, dia berusaha bernapas normal, tapa menarik napas dalam yang biasanya dia lakukan saa

