Doc 80 Dana menatap kalender di meja kamarnya, lalu melihat tangga yang tertera di sana. November. Tak terasa hari ini sudah memasuki bulan keduanya di Sampit. Dia tak pernah menyangka waktu akan cepat sekali berlalu. Dalam waktu yang singkat, banyak hal mengejutkan yang terjadi di hidupnya. Perubahan positive yang tak pernah di sangka akan dia dapatkan setelah kehilangan Won. Dana melirik ke arah Sakti yang kini sedang berbincang dengan Mama Mar dan Lani. Getaran yang terasa dari ponsel yang dia letakan di sampingnya membuatnya akhirnya melirik dan tersenyum saat menyadari bahwa Dina sedang meneleponnya. “Yeoboseyo *Halo...” Pekik Dana riang, namun senyumannya memudar saat melihat wajah Dina yang terlihat lelah dengan wajah yang menirus dan kelelahan. “Neo Appeo *Kau sakit?” tan

