Aku menghela napas pelan sebelum aku menoleh padanya. "Hai Em, lagi belanja?" tanyaku basa basi karena aku melihat ada dua paper bag menggantung di lengannya. Aku menahan mulutku agar tidak mengumpat ketika melihat dia mengenakan kaos over size yang waktu itu aku cuci. Dari sudut pandangku, dia seolah-olah ingin memberitahukan bahwa 'ini loh baju yang pernah di bawa suamimu ke rumahmu, itu bajuku. Tanya dong, kok bisa samaan sama baju suamimu waktu itu'. Dia membusung-busungkan dadanya seraya menarik-narik ujung bajunya dengan tangan satunya sambil menjawab aku, "Iya nih, Kak. Lagi ada diskon loh. Jadi berburu. Tahulah Ka, gaji pas-pasan, bisanya cuma bisa belik yang diskon. Mana pacar tidak punya lagi yang bisa bayarin. Kakak kan enak, ada suami yang bayarin." Aku tersenyum seraya

