Anneta - bab 28

1512 Kata

Alfian berdecap kesal dalam hati. Berkali-kali melirik notifikasi pada ponselnya tapi tak satu pun pesan masuk dari Anneta. Gadis itu kali ini gantian mengabaikannya. Pesan ajakan bertemu yang kemarin dia kirimkan hanya gadis itu baca tanpa dibalas. Bahkan teleponnya sama sekali tidak dihiraukannya. "Ngapain, si ngeliatin hape mulu?" tanya Alana yang baru saja selesai mengecek pesanan cincin pernikahannya dengan Alta. Karena calon suaminya itu harus mengikuti meeting penting, maka Alfianlah yang mendapat jatah mengantarnya hari ini. "Nggak usah kepo!" jawab Alfian malas dan sedikit ketus. Alana tertawa kecil, "Pasti karena Anneta, kan? Sebenarnya kalian itu punya masalah apa, si? Udah kayak pasangan labil aja, ngambek-ngambekan nggak jelas. Kamu juga, kayak anak kecil. Oh ya! Waktu itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN