Akan tetapi, bu Bos tetaplah bu Bos, istri bos yang terkenal penuh perhitungan dan tak mau dirugikan sama sekali. Ia menatap Ririn dengan begitu sadis, sungguh tatapan itu bahkan lebih menyeramkan daripada tatapan Ariel. "Kalau gitu gini aja. Kamu saya pecat dan langsung saya bayar gaji kamu. Tapi, gajinya akan saya potong untuk bayar bebek yang sudah kamu gosongkan itu." Ririn menatap tak percaya. “Tapi Bu! Saya nggak mau dipecat Bu. Terus saya kerja apa? Saya ini cuma lulusan SMA lho Bu! Saya juga baru kali ini melakukan kesalahan, terus adik saya Bu. kasian dia cuma mengharapkan yang buat bayar sekolah dari saya." Ririn memohon hingga sangat memelas. Tapi, Bu sepertinya tidak peduli. “Keputusan saya sudah bulat. Lagipula saya nggak butuh karyawan kayak kamu. Teledor, kerja nggak bene

