Bab 36. Ketidakhadiran

1428 Kata

Pagi itu di kantor, suasana terasa tegang. Clara, asisten pribadi Lestari, berdiri di depan meja kerja bosnya dengan ekspresi ragu. Lestari, yang sedang sibuk dengan dokumen-dokumen di depannya, mengangkat alis saat melihat Clara tampak gelisah. “Ada apa, Clara?” tanya Lestari dengan nada tegas namun lembut. Clara menarik napas dalam-dalam sebelum menjawab, “Bu Lestari, pertemuan dengan beberapa klien besar hari ini sudah siap. Mereka sudah dihubungi dan seharusnya akan tiba dalam waktu satu jam.” Lestari menatap Clara sejenak, lalu matanya beralih ke kalender di mejanya. Pertemuan itu sangat penting bagi proyek besar yang sedang ditangani perusahaannya, sebuah proyek yang seharusnya dikendalikan oleh Arman. Meskipun Lestari memiliki kendali saham terbesar, Arman masih memegang peran kr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN