30. Terseok-seok

1542 Kata

Farhat pulang ke rumah dengan perasaan sedih, tak menyangka kalau hari ini adalah hari terakhir ia bekerja di perusahaan Pak Sonoto. Pria itu terduduk di sebuah single sofa tamu, duduk termenung sambil meratapi nasibnya yang hari ini begitu buruk. Beruntung ia tidak perlu menjemput Fia karena hari ini Fia akan pergi bersama Kenanga dan juga Donna ke taman bermain, jadinya ia tidak perlu berpura-pura memasang wajah cerianya di depan putri kesayangannya. Helaan napas terus berembus, pertanda kalau ia benar-benar lelah memikirkan keadaannya. Bagaimana hari-harinya nanti setelah ini? Apakah masih tetap sama? Bagaimana ia akan menjelaskan apa yang terjadi pada Fia? Putrinya terlalu kecil untuk memahami semua ini. Biarlah dirinya sendiri yang memikirkan masalah ini, memikirkan tentang bagaiman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN