Jenny tertunduk, rasanya sakit sekali. Baru saja dia mendapatkan cinta yang tak pernah dia dapat, tapi sebegitu cepatnya tuhan memisahkannya darinya. Jenny hanya mengangguk dengan nafas yang begitu sesak, tangisannya mulai sesenggukan. Andrew sangat khawatir melihatnya. Dia memegangi pipi Jenny dengan ke dua tangannya dan menatapinya penuh arti. "Jenny ku, tolong jangan nangis seperti ini. Aku akan kembali, akan ku bayar polisi berapa juta pun untuk sekedar menemui kalian. Tolong berhenti menangis" lirih Andrew dengan perasaan yang terasa sakit. "Kenapa secepat ini? aku cuma mengenalmu dalam waktu yang begitu singkat dan tidak baik, saat aku mulai merasa nyaman. Sebentar saja. semudah itu kita harus berpisah?" gerutu Jenny menunduk dan tangisannya terus meningkat. Andrew kembali menci

