“Dev lo bantuin Asa ke kelas ya, gue ada urusan,”titah Dimas setelah dia berhasil memarkirkan mobil. Dia hampir keluar mobil namun ucapan Devan menghentikannya. “Jangan sekarang Dim, ini sekolahan,”ucap Devan. Dia tahu urusan apa yang dimaksud dengan Dimas. “Udahlah Dim kan gue bilang juga gak usah,”ucap Aksa. Dia tidak mau Dimas melakukan hal-hal aneh di sekolah karena akan ada hukuman berat dari Widi yang menimpa jika mereka berbuat keonaran di sekolah. “Ini sudah saatnya dia mendapat pelajaran, Ferguso!”jawab Dimas pada Devan. Mimik wajahnya meniru artis-artis latin yang sering dia tonton filmnya. “Ayolah Marimar, Nanti saja diluar sekolah kita lakukan bersama-sama.” “Tapi aku sudah tidak tahan dengan dia Orlando! Aku ingin mencekik dan menenggelamkannya dilaut merah bersama cucuny

