**** Pagi- pagi Devan sudah berangkat ke Sekolah. Dia tak menunggu Aksa maupun Dimas untuk berangkat bersama. Pagi ini dia berencana untuk menyatakan cintanya pada sang ketua kelas yang sudah lama dia sukai. Devan tahu, jika Rein selalu berangkat pagi dan sampai awal di sekolah. Jadi tak ada waktu yang tepat lagi selain di pagi hari. Sebelum ke Sekolah, dia menyempatkan diri untuk mampir ke sebuah Minimarket untuk membeli sebuah coklat. "Rein, i'm coming baby!" Dengan langkah pasti Devan menyusuri lorong kelas. Kelasnya yang berada di ujung membuat dia harus berjalan jauh dari gerbang. Langkahnya tiba-tiba terhenti saat dia melewati lapangan basket. Devan melihat seorang siswa perempuan tengah menyua

