Chapter 31

1130 Kata

Dimas menggeliat dan menguap.  Dia juga meregangkan semua otot-ototnya, tidurnya terasa nikmat tanpa suara berisik dari teman-temannya yang mengganggu. "Nikmat banget gue tidur." Untuk kedua kalinya Dimas kembali menguap. Dia turun dari atas ranjang dan melangkahkan kakinya keluar. Suasana sekolah tidak terlalu ramai, mungkin jam pelajaran sedang berlangsung pikirnya. "Nanti aja deh gue ke kelas pas jam istirahat," ucap Dimas. Dia hendak kembali masuk kedalam UKS namun seseorang memanggil namanya. "Imas!" Dimas menoleh, dia tahu siapa yang memanggilnya. "Sudah kuduga," ucap Dimas ketika melihat Aksa. Aksa yang menggendong ransel sekolahnya menghampiri Dimas. Dia melemparkan ransel hitam yang dia jinjing kearah Dimas. "Nih!" "Ngapain Lo bawa-bawa tas gue?" "Tadinya mau gue buang ke t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN