Chapter 36

1019 Kata

Sekali lagi Widi menoleh ke belakang, memastikan bahwa cucunya baik-baik saja. "Kamu gak berantem kan sama Dimas?" Aksa yang sedang tiduran dikursi belakang seraya memainkan ponselnya menoleh, "Nggak, emang kenapa Oma?" "Kalo gak berantem kenapa kamu gak mau pulang bareng dia? Devan kan nginep dirumah Mamanya, kasian Dimas sendirian." "Kan ada pacarnya. Lagian Dimas udah gede." Aksa membalikan badan menghadap jok lalu menonaktifkan ponselnya. "Asa ngantuk Oma, kalo udah nyampe bangunin ya." Aksa sedikit menguap, setelah itu matanya terpejam dan dia pergi ke alam bawah sadar. "Langsung pulang?" tanya Pribawa yang sedang fokus dibalik kemudi. "Iya lah, emang mau kemana lagi. Lagian ini udah malam." Pukul 22.30 mereka sampai dirumah. Widi yang sudah mulai ngantuk membangunkan Aksa yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN