Saking kesalnya Kanaya menekan klakson mobil yang membuat Nathan tersentak kaget, dengan gerak cepat lelaki itu langsung menghentikan tingkah laku Kanaya yang memancing perhatian dengan cara melumat bibir sexi gadis itu secara kasar. Tangan lelaki itu memegang pinggang Kanaya. Sontak gadis itu menggigit bibir Nathan sekuat tenaga. "Ish, cantik-cantik galak. Doyannya gigit," keluh Nathan terbelalak. "Bodo amat, cepat buka pintunya. Atau tidak aku akan----" "Akan apa? Mau orang tahu jika kita sedang bercintaa di dalam mobil," potong Nathan menggoda gadis itu. Spontan Kanaya bergidik merinding seketika mendengar ucapan lelaki matang yang kini jaraknya hanya satu jengkal dengannya. Untungnya mereka berhenti di tepi jalan, tak di tengah jalan. Tak bisa dibayangkan bila mobil Nathan berada

