Kabar Buruk

1237 Kata

Deburan ombak laut menerjang karang. Langit terlihat senja. Dua insan manusia tanpa memakai alas kaki, mereka berkejar-kejaran di atas pasir putih. Tampak sekali sumringah terlihat dari wajah keduanya. Lelaki itu pun mampu menangkap si wanita dan membalikkan badannya menghadap ke dia. Napas memburu, dadaa si wanita turun naik terlihat menggemaskan sekali, lalu lelaki berkulit putih itu segera melumaaat bibir kecil Kanaya. "Rasa cinta saya tak terhitung seperti banyaknya deburan ombak di tepi pantai ini, Kanaya," ucap Natha lolos keluar dari mulutnya. "Kamu selalu bisa buat aku tersenyum," jawab Kanaya. "Kanaya ... Kanaya," lirih Nathan lolos keluar dari mulutnya. Di bawah alam sadar Nathan. Dia masih menyebut nama Kanaya dan hal itu disaksikan oleh Aldo. Lelaki itu menatap lekat Natha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN