“Dia hamil? Bagaimana bisa? Apakah itu anakku? Tidak mungkin, tidak mungkin itu anakku, kan?” ujar Bastian terus mengulang pertanyaan-pertanyaan yang sama pada dirinya sendiri. Sejak dokter menyampaikan kondisi Wulan, Bastian pergi begitu saja meninggalkan UGD. “Bas! Apa yang terjadi? Di mana Wulan dan Sapto?” tanya Adit yang baru saja tiba di rumah sakit dan menemukan Bastian sedang duduk lemas di bangku koridor rumah sakit. Bastian nampak kacau. Rambutnya yang kini sudah tidak lagi gundul terlihat berantakan, belum lagi wajahnya yang terlihat seperti menyimpan sejuta pertanyaan pada dirinya sendiri. ‘Ada apa dengan orang ini?’ tanya Adit dalam hati. “Aku tidak tahu,” jawab Bastian tanpa menatap pada Adit. Pikirannya sedang dipenuhi dengan keadaan Wulan. Ia tidak pernah menya

