"Terima kasih, di akhir hayatku kau masih memperlihatkan cintamu padaku." Tiba-tiba matanya terbuka. Dadanya naik turun, napasnya tak beraturan. Mimpi macam apa itu? Dia melihat Byakko berada di mimpinya, bersama dengan seorang gadis. Gadis yang benar-benar mirip dengannya. Apakah itu adalah masa lalu mereka sebelum bereinkarnasi? Untuk dijadikan sebagai bunga tidur, mimpi itu terlalu nyata. Bahkan gadis itu masih bisa merasakan dinginnya hutan belantara yang entah di zaman kapan itu. Yang dia ingat hanya wajah Byakko yang berlarut-larut dengan kesedihan karena kematiannya. Kematian seorang gadis sebagai keturunan asli dari penyihir. "Kau sudah tahu apa kaitanmu dengan harimau pemarah itu di masa lalu?" tanya Kirania menyeringai. Dia duduk di samping Athela yang saat itu membuka mata

