"Apa masih kurang jelas Lit aku bicara apa, apa harus aku pertegas lagi, agar kamu benar-benar mendengarnya?!" ucap Chandra penuh dengan amarah. "Aku menceraikan kamu, Talita! Aku mentalakmu sebagai istriku!" Dia menyambungnya dengan ekspresi sangat kesal. Kali ini Candra tidak bisa lagi menahan emosi atau sekedar mengerti posisi istrinya. Sakit hati merasa dikhianati oleh orang yang ia perjuangkan, membuat hati dan akalnya tidak bisa menyatu lagi. Yang ada dalam pikirannya hanya ingin melepaskan wanita yang telah melukai hatinya. Bagaimana tidak kecewa di saat melihat istrinya bersama pria lain di dalam sebuah kamar, terlebih antara keduanya memiliki ikatan seorang anak. Saat Candra mengucapkan talak kepada Talita, terlihat wajah Zain dengan senyum di ujung bibirnya yang menandakan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


