Cepat

1231 Kata

“Bulek Sri tadi ngomong apa aja?” tanya Abimanyu saat mengajak Lintang makan sore. Iyalah makan sore, karena waktu udah menunjukkan pukul lima. Menjelang maghrib pula. Selama dua jam, Lintang dibiarkan berkelana ke rumah sebelah sedangkan dirinya menyiapkan sendiri menu yang akan mereka nikmati. “Enggak ngomong apa-apa kok. Cuma curhat soal si Rasyid anaknya,” jawab Lintang singkat. Walaupun tidak semua benar. Sengaja gadis itu menyembunyikan keinginan adik Ibu Abimanyu tentang kekhawatiran tentang masa depan keponakannya. “Ya udah, kalo Bulek ngomong yang aneh-aneh jangan ditanggepi ya!” pinta lelaki muda yang ia sayangi itu. Abimanyu menyebut Sri dengan panggilan Bulek yang artinya Tante atau Bibi. Sedangkan Lintang yang merasa aneh dengan kata tersebut tetap memanggil Sri dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN