“Sakti udah lebih baik,” tutur Mbak Kia, psikolog yang mendampingi Sakti selama proses rehabilitasi dan konsultasi akibat kekecewaannya pada sang papa. Beruntung yang terjadi pada Sakti masih berada di tahap awal sehingga Mbak Kia tidak mengalami banyak kesulitan dan hambatan. Sakti pun bisa diajak kooperatif. Sehingga memudahkan dirinya. Motivasi Sakti bersedia melakukan tahap konsultasi dan rehabilitasinya adalah demi mama. Ia tidak ingin melihat mama kecewa karena perbuatannya yang salah. Sehingga Sakti selalu melakukan yang terbaik. Tanpa sepengetahuan Mama Agnes, Lintang dan Mahen berusaha mengobatkan Sakti dari kecanduan alkohol. napza dan rokok. Awalnya sulit bagi Sakti. Namun, berkat dukungan Lintang dan Mahen ia akhirnya berusaha kuat untuk sembuh. “Berarti saya sudah tidak

