Arga sudah berada di tempat fitness menunggu Mentari yang merupakan pacarnya, mungkin sudah hampir satu jam Arga menunggu, ia bahkan sudah mengeluarkan banyak keringat siang itu. Mentari baru saja datang menghampiri Arga dengan alat fitness,. Sebenarnya ia sedang malas untuk berolahraga. Tapi karena sudah keburu janji mau bagaimana lagi. "Hei.. Udah lama nunggu." "Lumayan sampai keluarin keringat." Arga menghempaskan nafasnya yang terhengap-hengap. "Kamu sendiri." "Enggak!! Ada Tata dan Salsa lagi ganti baju." Mentari memang sengaja mengajak dua sahabatnya itu, agar jika Langit melihat bisa beralasan Arga pacar dari salah satu sahabatnya. Mungkin ini pertama kalinya Mentari berada disituasi seperti merasa bersalah begini, padahal awalnya ia hanya membenci Langit, tapi seperti sekaran

