16. SUAMI RASA PACAR

1138 Kata

Sudah hampir dua minggu Mentari bersikap dingin pada Langit, ia seolah bersikap acuh pada Mentari. Langit saat ini baru saja memarkirkan mobilnya, ia melihat Mentari yang baru saja pulang bersama teman-temannya dengan keadaan mabuk. Ia sangat menggeram mendapati Mentari pulang dengan keadaan mabuk setiap harinya, beberapa hari sebelumnya ia sudah bersabar dengan sikap Mentari yang semakin seenaknya. "Biar gue aja. Lo berdua pulang, gw yang urus bini gw." Langit memapah tubuh mentari hingga kekamarnya. "Kamu bilang apa tadi 'Bini'. Memangnya selama ini kamu anggap aku bini. Sejak kapan?" Ricau Mentari mabuk. "Kamu tau aku cinta sama kamu." "Aku cinta sama kamu." Langit tersentak dengan tiga kata itu, dirinya tidak tau harus senang, atau bagaimana. Dia memikirkan bagaimana bicara pada M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN