Ada Harapan Untuk Kabur

1320 Kata

kedua netra lelaki itu menatap wanita muda yang diselimuti kemarahan, lebih tepatnya kecemburuan tanpa mereka sadari. "Sebenarnya, ada apa sih? Daripada teriak-teriak, kenapa gak duduk bareng trus ceritain ada apa?" Aldi mesam mesem seraya menghampiri sofa dan menghempaskan diri di sana. "Tidak perlu. Aku cuma minta satu hal! Please, jangan mondar-mandir terus dipikiranku!" seru Puput tanpa sadar. Satu detik berikutnya, ia terkejut seraya menutup mulutnya dengan kedua mata membeliak ke arah Aldi. "Hah? Apa kamu bilang?" Aldi mengangkat tubuhnya dengan kening yang berkerut. "Bagaimana caranya aku bisa kendaliin pikiranmu?" Lagi-lagi, Aldi mesam mesem. "Enggak, gak. Maksudku bukan itu. Pak, tujuan Bapak apa sih udah mau nikah sama Kirei tapi masih ngajak-ngajak aku, belanjain dan ...

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN