9 September 2021 Kireyna POV Selagi sosok yang dimaksud oleh Helga belum tiba, aku menyempatkan diri untuk mengelilingi tempat ini. Aku baru sadar kenapa Helga bilang aku dan Edward terlalu mencolok. Rambutku yang aku tutupi dengan tudung sudah sepenuhnya memutih. Padahal, aku masih ingat jika tadi pagi, ketika aku pergi ke kampus. Rambutku masih ada sebagian yang hitam. Sementara Edward, dia memiliki warna kulit yang putih pucat. Jadi sangat terlihat berbeda daripada kulit manusia pada umumnya. Aku berjalan keluar, tidak lupa dengan jubah yang selalu aku kenakan. Tempat ini memang benar-benar berbeda. Apa mungkin para penyihir putih itu membuat dunia lain yang hanya bisa dilihat oleh mereka? Nyatanya, ketika aku membuka ponselku dan melacak lokasi kami, sama-sekali tidak terdaftar di

