30 Agustus 2021 Angin berhembus kencang di Rivendell, hujan membasahi setiap jengkal tanah indah bak kepingan surga itu. Setiap klan elf berkumpul, menatap sosok yang di selimuti kabut putih sedang terbaring di atas bebatuan tepat di atas tebing tertinggi klan itu. Suasana duka sangat terasa, Lebolas masih berdiri di sebelah Aragon, meneteskan air mata mereka. Jubah putih mereka tergantikan dengan jubah hitam. Angin membuat bunga-bunga berguguran. Aku sudah sadar sejak beberapa menit lalu, dan segera memaksa Harry untuk membawaku ke acara pemakaman ini. Air mataku sudah membanjiri wajahku begitu tahu Aragon pergi hanya karena menahan kekuatanku dan segel itu. Sebentar lagi, upacara pemakaman akan dimulai dan aku masih tidak bisa berhenti menangis. Dàdaku kembali terasa sesak karena tida

