Bab 30. Siapa yang Harusnya Marah?

1206 Kata

Elfan yang baru pulang dari kantor itu, berjalan menaiki tangga. Ia melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul dua belas malam. Elfan menghela nafas sembari memijat pelipisnya saat berjalan menuju kamarnya. Ketika sudah sampai di depan kamar, Elfan membuka pintu kamarnya. Saat itu, ia melihat Mutiara sedang duduk di sofa sedang membaca buku. Ketika Elfan masuk, Mutiara melihatnya. Mereka saling pandang dalam sekian detik. "Kamu baru pulang, ya?" sapa Mutiara lebih dulu. Elfan masih tidak menjawabnya. Ia menautkan kedua alis melihat Mutiara. Pertama, Elfan memperhatikan Mutiara yang duduk di sofa dan bukannya di ranjang. Kedua, ia melihat Mutiara memberikan ekspresi biasa dan sama sekali tidak marah meskipun Elfan sudah membatalkan janji untuk menonton bioskop. Elfan pun mela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN