Menyusui Irish

1238 Kata
Taksi tersebut melaju keluar dari pekarangan rumah sakit dan melaju ke arah alamat yang sudah dia pegang Tidak membutuhkan waktu lama, taksi itu sudah berada di depan gerbang rumah besar tersebut Rossi memberikan beberapa dolar pada sang supir dan membuka pintu mobil Hati nya berdetak sangat kencang, bagaimana dengan keluarga majikan nya sekarang? Apakah mereka baik atau suka memukuli nya jika dia melakukan kesalahan-kesalahan seperti majikan nya yang dulu? Dia melangkahkan kakinya menuju pintu besar berukiran naga Dengan ragu-ragu dia menekan tombol bel dan meremas ujung jarinya setelah itu Tak lama, wanita paruh baya membuka pintu dan mempersilahkan Rossi untuk masuk Benar saja, terdengar jeritan bayi yang sangat melengking hingga membuat nya terenyuh " Itu suara nona Irish, dia sangat kelaparan karena kurir kami belum datang untuk membawa ASI" ucap perempuan paruh baya itu khawatir Rossi membuka pintu kamar Irish dan terlihat logan sedang menggendong nya dengan tatapan cemas Rossi masuk kedalam kamar tersebut dan berdiri di hadapan logan " Boleh ku gendong bayi mu tuan" ucap nya Logan menoleh ke arah perempuan berusia 22 tahun itu dan memberikan nya pada Rossi Anak tersebut menangis kian menjadi-jadi, terlihat sekali jika dia sangat membutuhkan ASI Tanpa basa-basi Rossi mengeluarkan p******a nya dan memberikan ke mulut bayi itu, Terlihat p****g yang mengeras dan meneteskan air s**u yang berlimpah Dia memasukkan p****g nya kedalam mulut Irish, Benar saja..bayi itu langsung terdiam dan menyedot ASI dengan sangat lahap Rossi tersenyum dan mencium pucuk kepala pergelangan tangan Irish Dia tersenyum, Rossi pun senang Dia akhirnya bisa menghilangkan penderitaan nya karena rasa nyeri di p******a nya setiap hari Namun dengan ada nya Irish, dia bisa memberikan asi nya dan membuat Rossi tidak menangis lagi karena rasa sakit yang luar biasa Logan membalikkan tubuh nya saat melihat Rossi mengeluarkan p******a nya, meskipun perempuan itu telah membelakangi nya namun masih bisa terlihat sedikit dari arah samping Tanpa di sadari, Rossi menetes kan air mata nya, ternyata seperti ini rasa nya menyusui seorang bayi, Seandainya bayi nya masih ada, mungkin dia sedang memangku bayi nya tersebut Namun Brian telah membuat nya kehilangan bayi tersebut dan menjadi kan Rossi ibu yang gagal Irish tampak lahap dan membuat perempuan paruh baya menatap logan dan tersenyum " Nona Irish seperti nya sudah sedikit kenyang, terlihat dari kepalan tangan nya yang terbuka" ucap perempuan itu Logan mengangguk dan melangkah pergi " Nanti setelah menyusui, suruh gadis itu datang ke ruang kerja ku" ucap nya Perempuan paruh baya itu mengangguk " Baik tuan" sahut nya Logan langsung menutup pintu kamar Irish dan langsung masuk ke ruangan kerja nya di lantai bawah Dia terdiam menatap jendela, Seperti nya niat untuk mencari ibu ASI pengganti cukup ampuh untuk membuat Irish jauh lebih diam, Sekarang dia bisa bernafas lega setelah kedatangan Rossi. _____ Rossi menaruh Irish di dalam box bayi dan mencium kening nya lembut,senyum manis terukir dari bibir nya saat tangan nya menyentuh pipi halus bayi itu " Kau sangat cantik" ucap nya Iris kemudian mengancingkan kembali kemeja nya dan menoleh kearah perempuan paruh baya yang menunggu nya sedari tadi " Tuan logan meminta mu untuk datang ke ruangan kerja nya," ucap perempuan tersebut Rossi mengangguk " Baik Nyonya" sahut nya sambil merapihkan baju nya " Panggil aku Celine, " ucap nya " Aku Rossi" balas gadis itu Celine menutup pintu kamar Irish dan mengajak Rossi masuk kedalam ruangan kerja logan Tak lama perempuan paruh baya itu memundurkan langkah nya dan pergi dari ruangan tersebut " Selamat siang Tuan" ucap Rossi tertunduk Logan melipat kedua tangan nya di depan d**a dan menatap Rossi jelas " Siapa nama mu nona?" Tanya nya Rossi tertunduk, d**a nya bergerak naik turun..dia begitu gugup " Rossi.." sahut nya singkat Logan berdiri " Berapa usia mu? Kau masih tampak muda" tanya logan lagi Rossi mengangkat pandangan nya " 22 tahun tuan" jawab nya lagi Logan mengerut kan kening nya heran " 22 tahun dan kau sudah menikah? Wow" ucap logan lagi " Lalu bayi mu..kenapa kau tidak membawa bayi mu?" Tanya penasaran Rossi menetes kan air mata nya " Ayah bayi ku menghilang setelah dia menjual bayi ku " ucap Rossi menangis Logan seketika terdiam " Maaf kan aku..tidak seharusnya aku mengatakan dan bertanya hal itu" pungkas logan Pria tampan itu langsung mengeluarkan kertas putih " Kemarilah, baca surat perjanjian pekerjaan mu" titah pria itu Rossi mengusap air mata nya dan mendekat Mata nya terbelalak saat melihat gaji yang akan dia terima setiap bulan nya Gadis itu menatap heran ke arah logan " Ini gaji ku tuan" tanya nya kaget Logan mengangguk dan menatap Rossi dalam-dalam " Apakah kurang? Aku bisa menambah nya" ucap logan Rossi langsung mengibaskan tangan nya " Tidak.. .tidak, ini lebih dari cukup. Ini adalah gaji ku selama enam bulan di pekerjaan lama ku" ucap Rossi kaget Logan tertawa lebar " Itu adalah pendapatan bersih mu, untuk pakaian makan dan semua hal yang ku butuhkan dari s**u segala macam semua sudah diatur oleh Celine" sahut logan Laki-laki mata perempuan itu terbelalak kaget dia tidak menyangka seberapa besar uang yang akan dihasil kan selama setahun Untuk kali ini seperti nya dia bisa mengirim ke kampung halaman untuk kedua orangtua nya karena gajinya yang terdahulu selalu dihabiskan oleh Bryan di meja judi " Aku memintamu untuk tinggal bersama dengan Irish 2 tahun lamanya, kau tidak keberatan bukan?" Tanya logan Rossi mengangguk, dia harus memulai semua nya dari awal.. meskipun dia sangat mencintai Brian tapi pria itu seperti hilang di telan bumi setelah menjual bayi nya dan pergi entah kemana " Aku tidak keberatan Tuan aku akan tinggal bersama dengan irish selama 2 bulan" sahut nya Logan tersenyum " Kau akan di antar Celine untuk tidur di sebelah kamar Irish, sekarang putri ku adalah tanggung jawab mu" ujar logan Rossi mengagguk dan tersenyum tipis ke arah logan kemudian pergi dari ruangan tersebut dan naik ke lantai dua di mana Irish sedang menunggu nya sambil tertidur Haruskah Rossi bahagia karena menyusuri bayi lain dan bukan bayi nya sendiri? Kenapa hidup seperti tidak adil baginya, usianya masih sangat muda namun dengan rayuan Brian Dia pergi meninggalkan desa untuk pergi ke kota bersama pria tersebut Dia begitu memuji aprian sampai dia harus bertengkar dengan kedua orang tuanya karena membela Brian dari cemoohan Namun orang tuanya benar, brian adalah pria yang tidak baik.. dia bahkan tidak membayarkan uang rumah sakit dan menjadikan rasul sebagai jaminan, itu sungguh keterlaluan. Untuk saat ini bekerja dengan baik adalah jalan satu-satunya Karena setelah itu dia akan pulang ke desa dan meminta maaf kepada orang tuanya atas apa yang sudah dia lakukan Tapi terkadang dia bingung apakah dia harus menyesal namun dia sangat mencintai pria bodoh itu Langkahnya terhenti Di sebelah kamar irish, Mata Gadis itu terbelalak kaget saat melihat isi kamar yang sangat lengkap serta pakaian yang bagus-bagus dan bahkan dia tidak pernah bisa membeli nya " Ini kamar mu sayang" ucap perempuan paruh baya itu lembut Rossi tersenyum dan menoleh kearah Celine " Ini terlalu luas untuk ku Nyonya Celine" ucap gadis itu lemah Celine tersenyum lebar " Kau adalah ibu ASI untuk Irish, dan tuan ingin membuat mu tidak stres dengan kamar yang luas ini...mulai sekarang jika kau membutuhkan apapun, kau bisa minta pada ku" ucap Celine tersenyum Rossi mengangguk dan tersenyum saat Celine menutup pintu kamar nya Mata gadis itu terbelalak saat melihat kamar mandi yang cukup mewah sedangkan dia hanya sebagai pekerja di sini Tuan logan Sangat baik dan Rossi berharap dia tidak seperti majikan nya yang dahulu..jahat dan suka memukul nya
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN