“Kakek! Kakek …” teriak Gadis saat ia mendapati Birendra sudah terbangun dari tidurnya. “Ren, kamu gak apa-apa kan Ren? Kamu mau minum dulu?” tanya Gadis kepada Birendra yang masih terlihat begitu lemas. “Dimana semuanya?” tanya Birendra dengan tatapan mata yang sangat dalam. “Ren … sayang, akhirnya kamu sadar juga Nak. Nenek sangat merindukanmu, Nenek khawatir sekali dengan kondisimu Ren,” ucap Puspa pada Birendra yang hanya menatapnya dengan tatapan kosong. “Birendra, terima kasih ya Nak. Tante senang bisa melihat kamu kembali sadar dari tidurmu,” ucap Amita sambil ia memegang bahu Birendra. “Tante?” “Iya sayang ada apa? Kamu mau minum atau mau makan, biar Tante siapin.” “Kenapa tante merahasian hal ini kepadaku? Kenapa kalian tidak jujur saja kepadaku. Kenapa kalian harus menyemb

