“Apa hubungannya Kek? Ayo Kek katakan sejujurnya sama aku! Ada apa ini Kek?” tanya Gadis yang sudah mempunyai prasangka buruk dengan apa yang sudah ia ketahui. “Gadis, jantung yang ada di dalam tubuh kamu sekarang adalah jantungnya kakakmu. Kakakmu lah yang memberikan kehidupan kedua untukmu dan bukan orang tuamu. Semua yang kakak kamu lakukan murni karena kakak kamu sangat mencintaimu,” jelas Wisnu dengan terisak-isak karena teringat dengan kejadian waktu itu kejadian yang tidak akan pernah bisa ia lupakan. Waktu itu hujan turun dengan begitu deras, begitu juga dengan linangan air mata yang sejak tadi turun membasahi pipi kedua orang tua Gadis yang merasa frustasi dengan kondisi yang menimpa Gadis. Gadis anak kecil yang selama ini di harapkan dapat tumbuh dengan sehat dan riang, tetapi

