Bagian 61

1811 Kata

Sean masih menatap Seungha, meski pemuda itu telah mengalihkan pandangannya dari Sean. Tanpa sadar Sean mengulas senyum tipis di wajahnya. Memperhatikan Seungha dari jauh seperti ini, melihat keramahan pemuda itu yang sedang membantu penduduk desa yang lain. Seungha terlihat berbeda. Pemuda itu tidak terlihat seperti pemuda cerewet dan menyebalkan yang selalu mengikuti Sean. Perkataan Soo Jin terlintas di kepala Sean. Benarkah Sean tidak menyadari perasaannya? Lalu bagaimana Sean tahu jika dia menyukai Seungha? Apa rasanya sama seperti saat dia menyukai balet? Jujur, Sean belum pernah menyukai seseorang sebelumnya, apalagi jatuh cinta. Sean belum pernah merasakannya. Memang terdengar bodoh, tapi selama 20 tahun hidupnya dunia Sean hanya berputar soal balet. Bahkan cinta monyet yang biasan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN