Sean mendengus lalu menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi. Niatnya pergi ke kota untuk memperbaiki suasana hatinya, tapi baru berangkat saja suasana hatinya malah bertambah buruk. Gadis itu menoleh ke samping, Lee Chanho si maniak parfum itu duduk di sebelahnya. Sedangkan Seungha dan Hyunji duduk di belakang mereka. Kenapa aku harus duduk di sebelah Chanho? Aroma parfum citrus dari tubuh pemuda itu terlalu menyengat. Bukankah dia sudah mengatakan pada Seungha untuk menyuruh Chanho memakai parfum dengan dosis yang wajar? “Noona?” “Hem,” sahut Sean tanpa menoleh ke arah Chanho. Matanya fokus menatap ke luar jendela bus. “Aku senang kau mau ikut kami jalan-jalan ke kota,” ucap pemuda itu dengan riang. “Kalau kau senang, lebih baik diam saja. Suasana hatiku sedang tidak bagus.” “O

