EXTRA PART 18

1689 Kata

Kevan melangkah masuk kedalam perpustakaan. Ia mengitari pandanganya ke seluruh ruangan. Tidak terdapat banyak orang. Hanya ada satu dua yang dalam jarak yang jauh. Ia pun memilih untuk menuju ke arah yang lebih jauh. Menuju ke rak buku pelajaran Bahasa. Matanya dengan jeli mencari buku yang ia butuhkan untuk tugasnya. Sampai ia menemukannya dan mengambilnya. Tapi, suara isakkan yang terdengar samar-samar membuatnya bingung. Dirinya langsung memusingkan kepala untuk mencari sumber suara itu. Melangkah kedepan, melewati dua rak buku dan di bagian sudut. Ia menemukannya. Seorang gadis sedang duduk sendiri di lantai. Memeluk kedua lututnya. Ia tidak bisa mengenalinya. Namun, bisa mengetahui dari simbolis di lengan blazer sebelah kanan. Dimana perbedaan kelas disana. Dia ia tau kalau gadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN