EXTRA PART 26

1597 Kata

"Dei". Ucap Rafan terpaku. Daisy tersenyum miring, menatapnya dingin. Lalu melirik perempuan yang bersama dengan Rafan. Saat itulah Rafan langsung panik. "Silahkan di nikmati". Kata Daisy dengan nada ramah pada perempuan yang bersama Rafan. Ketika ia berbalik pergi, ia sempat melempar tatapan sinis pada Rafan. Rafan sudah pasti langsung menelan ludahnya sendiri. Ia memandangi kepergian Daisy yang menuju ketempat Kenzo. "Chel, sorry. Gue harus cabut dulu. Nanti gue telfon supir deh buat nganter loe pulang". Kata Rafan terburu. Bahkan tanpa menunggu jawaban, Cowok itu langsung pergi menyusul Daisy yang sudah keluar dari dalam Caffe. "Dei". Panggil Rafan meraih lengan cewek itu. Dengan sangat amat terpaksa Daisy berhenti. Namun tidak mau menatap wajah Rafan. Memilih untuk membuang muk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN