another - 17

1514 Kata

Jean tidak bisa berhenti memikirkan perkataan Cakra tadi. Ia benar-benar tidak tahu apa yang akan Cakra lakukan, tapi ia yakin pria itu memang sedang berusaha mengincar keluarganya. Ia harus mempersiapkan banyak cara untuk nelindungi keluarganya. Terlebih, Cakra bukanlah musuh yang bisa ia sepelekan. Evan datang dengan setumpuk map di tangannya. Pria itu menaruhnya di atas meja Jean, namun Jean sepertinya tidak menyadari kedatangan Evan. Pria itu sibuk melamun. "Jean?" Jean masih tidak menggubrisnya. "Jeano!" panggil Evan dengan suara sedikit keras. Si pemilik nama itupun langsung tersadar dari lamunannya, dan menoleh ke arah Evan. "Ya?" "Lo ngapain bengong gitu? Kalau kesambet, gimana?" Jean menghela napas berat. Pria itu mengusap wajahnya. "Gue tadi ketemu Cakra." "Dimana?" "D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN