Seetelah beberapa bulan Sheril dan Danny menetap di Bali dan semuanya baik-baik aja setakat ini.Sementara Sheril juga sudah kuliah salah sebuah private collage dan Adam juga mengambil keputusan untuk kuliah di college yang sama.Sehingga lah kandungan Sheril memasuki delapan bulan,akhirnya Sheril mengalah dari suaminya yang menginginkan dia cuma belajar dari rumah dengan mendapatkan jasa dosen-dosen yang terhebat.Danny berencana untuk membuat baby shower dan gender reveal buat bayi mereka nanti.Dan perkara ini tentunya membuatkan mami dan papa Sheril gembira kerana mereka bisa berlibur ke Bali.Sheril membujuk Danny dengan meminta Helia sama Mawar untuk hadir.Dia tidak begitu risau akan Adam kerna toh dia juga kuliahnya bareng Adam kan."Gimana Adam?Kamu siap bantu aku untuk hal-hal yang tak di ingini?Aku yakin banget kalau Helia akan dengan sengaja membawa Hannan kemari,kerna ini saja peluang untuk Hannan bisa mendekat denganku lagi"tanya Danny pada Adam.Danny memang dan agak risau sih dengan pengajakan Helia dalam majlis baby shower ini.Dia takut Helia akan membantu Hannan untuk mencederakan istrinya."Insyaalah Dan,sama-sama kita berwaspada.Aku juga ga terlalu yakin sih tapi mau gimana lgi,udah permintaan bumil".Jawab Adam.Jadi mereka yakin,ga ada akan ada perkara-perkara yang akan mengancam keselamatan Sheril nanti.
Tibalah hari yang di nanti,baby shower juga gender reveal dari Sheril dan Danny.Akan tetapi,tiba-tiba Helia yang datang berasingan dengan Mawar,telah sampai membawa Hannan.Dan Hannan dengan tidak malunya dan seolah sudah melupakan perkara terbusuk yang dia pernah lakukan,dengan senang hatinya menyalami Danny di hadapan Sheril dengan penuh mesra,seolah sepasang kekasih LDR gitu.Sheril yang melihatnya lansung emosi lah.Siapa aja yang ga emosi lihat suaminya didekatin cewek lain."Mas?Ini siapa mas?Kok mesra sekali ya sama mas?"tanya Sheril ga ada basa basi sambil melihat ke arah Hannan.Diam-diam dilihat dari kejauhan oleh Helia."Ini?Ini mantan karyawan mas sayang.Kakak tiri Helia".Jawab Danny dengan jujur.Iya,memang apa yang dikatakan Danny benar,ga ada yang salah."Oooouuh,maaf ya,saya istri Mas Danny,anda?"Sheril memperkenalkan diri dengan menghulur tangan untuk bersalaman tetapi ditepis Hannan.Katanya,"Aku tidak akan mengotori tanganku dengan perempuan murahan",saking terkejutnya Sheril,dia lansung menampar wajah di Hannan."Kau cakap apa?Aku perempuan murahan?Aku ini istri sah Danny!!!!"jerit Sheril.Danny lansung menarik tangan istri nya dan terus bilang ke Hannan,"Kalau kamu ga mau ada yang malu disini,silahkan keluar dari majlis ku.Helia,heret kakak tirimu keluar sebelum aku memanggil satpam untuk mengheret kamu berdua!!!"nah,Helia yang ketika itu pun lansung menarik tangan si Hannan sambil mengumpat,"Kau kenapa kak?Gila kau ya?Jangan buat ulah disini,aku mengajak kau bukan untuk membuat ulah,berbaiklah dengan istrinya supaya kau senang takluk si Danny,kau gila ya kak!!!Kau lihat sekarang!!!Kita di halau malah!!!"umpat Helia panjang lebar sambil keluar dari kediaman Sheril dan Danny.Semua tamu yang melihat kejadian tadi pun semua tertanya-tanya,siapa gadis bersama Helia tersebut.
Sheril masih menangis tersengguk-sengguk mengingat kembali kata-kata Hannan.Kenapa dia menggelar Sheril perempuan murahan sedangkang Sheril tidak mengenali sapa Hannan."Sayang,udah ya,tenang dulu,nanti mas akan ceritakan semuanya setelah kamu tenang,kalau kamu masih terus bersedih seperti ini,mas ga akan ceritakan pada kamu sayang.Udah ya?",pujuk Danny pada istrinya."Ceritakan saja mas,aku siap mendengarnya",akan tetapi sewaktu Danny baru mau memulakan ceritanya,dia mendapat panggilan telepon dari seseorang yang tidak dikenalinya."Bentar ya sayang"."Halo,ini Pak Daniel ya?",tanya laki-laki dalam telepon tersebut."Iya saya,anda siapa?Mau apa?"Danny membalas pertanyaan."Begini pak,anda kenal nona Hannan kan?Sekarang dia berada di dalam mobil saya kerna saya menabraknya tadi sewaktu dia lagi melintas jalan.Dia hanya menyodorkan nomor anda sebagai nama kecemasan".Kata pria tersebut."Maaf,saya tidak mengenali siapa dia.Mungkin dia salah orang."Dan Danny lansung mematikan panggilan sepihak."Siapa mas?"tanya Sheril."Ga tau,katanya Hannan kecelakaan,masa ngasi nomor aku ke orang minta nelepon segala bagai",ujar Danny lalu Sheril tampak berfikir."Mungkin benar mas,kesana aja mas lihat apa benar orangnya mbak Hannan".Danny malas sebenarnya kerna dia tahu,ini pasti hanya ulah."Mas,aku percaya kok sama mas,ke sana aja ya mas?Kalau benar bukan dia,ya udah,mas pulang aja",bujuk Sheril."Lalu,kalau benar Hannan?",tanya Danny pada Sheril."Kalau benar dia,aku serah pada mas aja deh,mau bantu dia atau apa".Jawab Sheril lembut.Dia memang ga suka memikir yang aneh-aneh pada sesiapa pun termasuk suaminya.Danny kembali menghubungi nomor tadi dan dia akan segera ke tempat yang telah diberitahu pria tadi.
"Gimana?Apa jawabannya",tanya Hannan pada pria tersebut."Iya nona,dia akan segera ke sini,saya bilang kalau saya membawa nona ke rumah saya untuk dirawat soalnya kalau ke rumah sakit biaya nya lumayan tinggi keran nona bukan warganegara sini",ujar pria itu panjang lebar dan Hannan segera menyiapkan apa yang perlu.Dimasukkan sebutir obat peransang ke dalam air untuk di kasi ke Danny nanti."Sebelum dia masuk ke kamar,pastikan dia minum ini duluan ya,nanti baki bayarannya aku transfer ke rekening kamu".Kata Hannan dan dia lansung ke kamar untuk menyiapkan dirinya.Kalau kalian mau tau,sebenarnya Hannan sudah hamil kurang lebih 10 minggu dan pria yang telah menghamili Hannan pergi begitu saja tanpa kabar berita dan Hannan akan membuat Danny menjadi kambing hitam buat kandungannya.Dan perkara ini tidak diketahui sesiapapun walaupun Helia.Kerna Hannan tahu kalau Helia juga punya perasaan pada Danny.Ga mungkin Helia mau membantu mendapatkan Danny secara gratis kan.Makanya Hannan mengambil tahu kenapa Helia begitu semangat mau membantunya mendapatkan Danny kembali."Ini pak,diminum dulu sebelum masuk ke kamar".Dan Danny yang memang kelelahan itu pun mengambil minuman tersebut dan minum hingga tandas.Selang beberapa waktu,Danny terasa sangat kepanasan dia dia yakin ini adalah ulah Hannan.Danny mencoba bangun tapi sayangnya obat itu telah menguasai dirinya.Namun,Danny sempat menekan butang record di hape nya kerna dia tahu Hannan pasti akan mengapa-ngapain dirinya.
Besoknya Danny bangun dengan sangat berat dan kepalanya sangat sakit.Dia cuba mengingat kembali kejadian semalam namun sayangnya dia lupa semuanya.Tetapi mujur aja dia tidak lupa akan hapenya.Sewaktu dia mau bangun.dia melihat ada Hannan disebelahnya dalam keadaan bertelanjang serta tak kalah dia,mujur dia cuma memakai boxer nya dan dia segera merapikan dirinya.Sesampainya Danny dirumah,dia telah melihat keluarganya dan keluarga mertuanya duduk di ruang tamu sambil memujuk Sheril,istri kecilnya.Sheril menangis keras.Tatapan tajam dari Damien membuat Danny merasa takut."Sebelum kalian menuduhku,aku cuma bisa bilang,aku dijebak.Sekiranya kalian tidak percaya,terpulang".Kata Danny lalu dia terus naik ke kamarnya dalam keadaan pikirannya yang kosong.Sheril mengambil keputusan untuk pulang ke Malaysia bareng kedua mami papanya dan Danny tidak menghalang kerna dia tahu ini pasti ulah Hannan.Sebelum mereka berangkat,Sheril meletakkan hapenya di nakas lalu masuk ke kamar mandi dan waktu itu Danny mengambil ponselnya kemudian melihat video yang telah dihantar oleh Hannan.Jijik.Hanya itu perkataan yang bisa Danny fikirkan saat itu.Lalu dia meletakkan kembali ponsel Sheril kemudian dia mengetuk pintu kamar mandi."Sayang,kamu percaya pada mas kan?Mas izinkan kamu pulang ke Malaysia,biarkan mas selesaikan apa yang perlu disini",kata Danny.Sheril hanya mendiamkan diri.Walaupun di video tersebut Danny hanya menyebut nama Sheril saat mereka melakukan hubungan badan,tetap juga tidak membuat hati Sheril luluh kerana melihat sang suami bersentuhan malah menikmati permainan tersebut dengan wanita lain.Sheril hanya menyalami punggung tangan Danny lalu pamit.
Hati Sheril benar-benar hancur dan disaat dia sedang hamil tua ini,dia harus mencoba sedaya upaya untuk bertahan demi bayinya dan suaminya.Dia cuba untuk menenangkan fikirannya dengan melakukan beberapa aktivitas dirumah seperti baking,memasak dan juga melakukan olahraga khas buat ibu hamil.Dia masih ingat saat dimana suaminya menyentuh w************n tersebut dengan ghairahnya.Sheril tidak habis fikir kenapa kakak tiri Helia berani melakukan hal tersebut sedangkan dia sudah tahu Danny sudah beristri.Sheril tidak tahu cerita penuh sebenarnya.Sheril kini lebih banyak mengelamun dan dia tidak mahu menerima kunjungan dari sesiapa pun termasuk Helia.Akan tetapi,seketikan ponselnya berbunyi.Tertera nama Adam disana."Helo",jawab Sheril."Helo Ril,ini aku Mawar.Boleh aku ke rumah kau?Cuma aku dengan Adam",kata Mawar dan Sheril mengiyakan kerana Sheril tidak mahu melampiaskan marahnya buat Helia pada Adam dan Mawar.Bagaimanapun mereka masih berteman baik.Setelah Adam dan Mawar sudah sampai,mereka mengobrol panjang.Adam dan Mawar cuba meyakinkan bahawa Danny telah dijebak Hannan tanpa pengetahuan Helia.Sheril tidak percaya akan hal itu akan tetapi Sheril cuma percaya bahawa Danny di jebak.Tetap juga Sheril tidak akan mudah meluluhkan hatinya untuk mengikhlaskan kejadian ini."Sudah lah Ril,suami kau tak salah,kalau pun Helia tidak tahu akan hal ni,aku paham,tetap juga dia bersalah kerana dia telah membawa masuk Hannan semula dalam kehidupan kau dan suami kau.Tapi percayalah cakap aku,Danny tak bersalah",ujar Adam panjang lebar.Tiba-tiba."Assalamualaikum",sontak mereka bertiga memandang ke arah pintu masuk rumah Sheril dan mereka semua terkejut melihat siapa yang datang.