EPI 6

1214 Kata
HALO GUYS,SUPAYA SEMUA TIDAK KELIRU,SHERIL ADALAH ADELIA DAN ADELIA ADALAH SHERIL.CUMA DANNY YANG MEMANGGIL SHERIL DENGAN NAMA ADELIA.MAAF SUDAH BUAT KALIAN KELIRU. Tibalah hari yang dinantikan seluruh keluarga besar Danny dan Sheril.Majlis pernikahan akan bermula sebentar lagi.Sheril masih di kamar sedang di make up oleh MUA terhebat.Di saat Sheril sudah selesai menyarungkan baju nikahnya,tiba-tiba Danny muncul.Dan dia kelihatan sangat kaget setelah melihat calon istrinya dalam pakaian busana pernikahan."Adelia....Adelia....",begitulah Danny.Tidak bisa mengerdipkan matanya,melongo seperti tidak pernah melihat wanita cantik sebelumnya."Iya mas",jawab Sheril malu-malu.Danny mendekatkan dirinya dengan Sheril.Lalu mengelus lembut pipi gadis tersebut."Kamu sangat cantik sayang.Aku jadi tidak sabar mau menikahimu,mau memilikimu".Kata Danny dengan suaranya yang berat.Bulu roma Sheril menegak kerana Danny mengatakannya benar-benar tepat di telinganya."Mas,mas sudah memiliku dari 3 minggu yang lalu mas,apa mas sudah amnesia?",jawab Sheril polos.Di selangi ketawa halus dari mulutnya.Membuatkan Danny salah tingkah."Salah siapa coba?Kalau kamu tidak bertelanjang dihadapanku,aku ga akan hilang akal sayang"Danny mengingatkan kembali pada Sheril kejadian waktu itu dan membuat Sheril salah tingkah."Udah mas,keluar sana,nanti keburu jurunikah sampai".Sheril menghalau Danny keluar tapi sebelum Danny melangkah keluar,sempat dia melayangkan sebuah kucupan singkat dibibir calon istrinya itu.Dan itu membuat Sheril benar-benar malu."Bakal suaminya orang Indonesia ya dik?",tanya MUA pada Sheril."Iya kak,tapi kita dah lama kenal sebenarnya,cuma terpisah negara sejak dia dengan keluarga dia pindah balik ke Indonesia".Sheril memang lembut dalam berbicara,ramai yang menyukai cara Sheril melontarkan suaranya saat berbicara.MUA tersebut mengangguk kan kepalanya tanda mengiyakan ucapan Sheril. Tepat jam sebelas pagi,semua ahli keluarga sudah berkumpul di ruang tamu rumah Sheril,kelihatan pengantin lelaki begitu segak dengan baju melayu tipikal Malaysia,dan saat Sheril turun dari kamarnya,semua mata tertuju melihat kecantikkan Sheril.Disebelah Sheril ada Mawar dan Helia juga membantunya turun tangga.Manakala Adam,sedang melihat tajam ke arah Sheril dari kelompok-kelompok keramaian kerabat tersebut.'Aku akan berusaha merebut kau Sheril,nikmati dulu hari-hari indah kau dengan Daniel',gumam Adam dalam hati."kau berhutang cerita dengan kami Ril",bisik Mawar pada Sheril dengan dilihat oleh Helia."Tiada apa yang aku harus ceritakan,ini adalah pilihan parents aku",Sheril masih berusaha untuk menyimpan semua cerita,tidak mungkin dia akan menceritakan aibnya dengan bakal suaminya pada sesiapa.Cukuplah hanya mereka dan keluarga mereka yang tahu.Maka selepas 30 minit selesai lah upacara akad nikah disudahi dengan ayat "SAH,SAH" dari semua saksi.Nampak Sheril menitiskan airmata saat dia harus menandatangani surat pernikahan.Danny juga nampak matanya memerah menahan airmata gembira dari keluar.Mami Sheril dan mama Danny dari tadi sudah berpelukkan kerana gembira pada akhirnya mereka jadi besan juga.Setelah selesai mereka bersiap-siap untuk ke hotel dimana tempat mereka akan melansungkan persandingan malam nanti. "Mas,mas perasan ga?Adam sepertinya tidak suka dengan pernikahan kita.Atau cuma aku yang fikirnya tidak-tidak ya mas?"Sheril mula perasan dari awal majlis pernikahannya,Adam kelihatan muram dan memandangnya dengan tatapan yang tajam."Mungkin itu perasaan kamu aja kali sayang,jangan di fikirkan sangat ya,nanti hilang cantikya dongggg",Danny cuba membuat Sheril melupakan hal itu,padahal sebenarnya Danny tahu disebalik masamnya muka Adam.Danny,papanya,serta papa dan abang Sheril sudah tahu siapa yang mengkhianati Sheril.Mau tau atas bantuan siapa?Atas bantuan Helia.Kerna Helia yang berjumpa dengan papa Sheril menceritakan sesuatu yang dia tahu tentang Adam.Dan berita ini mereka sorokkan dari Sheril kerana mereka mahu lihat,sejauh mana kelicikkan Adam."Iya mas,yuk mas kita turun,nanti semua tamu sibuk cari kita".Lalu mereka pun turun dan bersanding selama beberapa jam.Sewaktu upacara bersalaman dengan keluarga,Adam naik ke pelamin dan bersalam dengan pasangan tersebut akan tetapi sewaktu bersalaman dengan Sheril,Adam menyatakan sesuatu hal."Semoga kedepannya kau akan bahagia dengan orang yang menyayangimu setulus hati",dan itu membuatkan Sheril mengerutkan dahi."Iya,aku akan menyayangi istri aku sepenuh hatiku dengan ikhlas dan tentunya dengan cara yang benar,bukan dengan cara yang kotor",suami Sheril iaitu Danny menyampuk kata-kata Adam dan Sheril tampak kaget dengan tingkah laku suaminya."Mas,mas kenapa?Kok mas seperti menyindir Adam?",Sheril berbisik di telinga Danny."Ga pa-pa sayang,hanya beri sedikit nasehat buat temanmu itu".Jawab Danny dengan bersahaja dan Sheril juga tidak mahu ambil pusing lalu mereka kembali menyambut salam dari keluarga yang lain. Setelah selesai upacara persandingan,Danny menghantar Sheril ke kamar yang mereka tempati kemudian dia turun semula ke bawah.Katanya ada perlu berjumpa dengan kolega bisnes papanya dan papa Sheril.Sheril cuma percaya pada suaminya dan sewaktu ketiadaan Danny,Sheril melakukan ritual mandinya."Pa,aku tidak pasti sampai kapan aku bisa menahan diri aku dari tidak meninju wajah nya Adam,tadi juga berani-berani nya dia menyatakan hal yang tidak patut pada istriku",ujar Danny pada kedua papanya.Nampak seperti papa Sheril sedang memikirkan sesuatu."Gini Dan,papa fikir ada baiknya kamu bawa Sheril tinggal bersama kamu di Bali.Lagipula result examnya belum lagi keluar,kalaupun istri mu itu mahu sambung kuliah,yah biar aja dia kuliahnya disana.Nanti papa akan uruskan semua dokumen yang perlu buat dia",saranan dari papa mertua Danny."Iya nak,lansung bawa istrimu ke Bali nak,papa juga takut kalau dia kenapa-kenapa kalau kamu terus mahu berjauhan sama dia".Sambung papa Danny.Danny mengangguk tanda setuju.Damien nampak seperti tidak puas hati dengan Adam,berkali-kali papanya dapat menangkap Damien seperti mahu berjumpa dan yang pasti akan terjadi pergaduhan dengan Adam,tetapi papanya sering mengintainya kerna dia tahu sangat Damien memang panas baran."Papa,Abang Damien,aku naik ke kamar dulu ya.Maklum saja,pengantin baru".Kata Danny untuk mengundurkan diri kerna dia telah berjanji dengan istrinya bahawa dia tidak akan lama di bawah.Damien mendelik bahu mendengar,"Konon,pengantin baru,udah sana kamu naik.Jangan sesekali biar adik aku menangis,awas kamu",ugut Damien dan di saat itu juga mata papanya melotot melihatnya.Papa Danny dan Danny cuma ketawa melihat tingkah bapa dan anak tersebut lalu Danny pun berlalu pergi.Setibanya Danny di lift,tiba-tiba dia ditegur Adam."Bergembiralah kau buat masa ini,kerna aku ga yakin setelahnya nanti Sheril akan masih mempercayai kau.Mungkin kalau dia tahu masa lalu kau,dia akan meninggalkan kau".Adam cuba mengugut Danny.Lalu Danny menjawabnya dengan tenang."Apa kau sedang berbicara dengan kaca sekarang?Yang kau bilang masa lalu itu,masa lalu ku atau masa lalu kau sendiri Adam?Menjenguk keluarga di Indonesia juga ga pernah,sok-sok tahu soal masa lalu orang".Balasan yang agak membuat Adam sedikit beremosi."Kau lihat saja nanti,aku akan merebut Sheril kembali,ingat kata-kataku".Adam masih tidak berpuas hati."Sehujung kuku kau menyentuh istriku,aku akan membuat kau dan keluargamu membusuk seperti sampah,ingat juga kata-kataku.Sekarang kau punya pilihan,mau teruskan planning busukmu atau kau undurkan diri kau kerna aku punya bukti penuh bahawa kau yang memberi obat perangsang buat istriku sewaktu kamu semua di Bali.Beruntunglah aku yang menemuinya,bukan anjing-anjing kurab diluar sana.Dan ingat lagi,aku masih berusaha sekuat hati merahsiakan hal ini pada istriku.Jangan sampai suatu saat,kebusukkan mu ku bongkarkan!!!!"Danny sudah hilang sabar.Dia lalu menolak tepi si Adam untuk masuk ke dalam lift sehingga Adam hampir aja jatuh ke lantai kalau dia tidak berusaha mengimbangi badannya."SIAL!!!"Maki Adam. Danny sudah masuk ke kamarnya dan dia dapati istri nya baru selesai mandi."Hey my wife",kata Danny sambil memeluk istrinya dari belakang sewaktu Sheril lagi menyikat rambutnya."Hey my husband".Sheril menyambut tangan Danny dengan penuh kelembutan."Maaf ya,tadi mas ada sedikit perlu berbincang sama papa kita,juga sama Abang Damien".Danny cuba memberi alasan begitu supaya tidak ketahuan istrinya.Sheril berpusing lalu melingkarkan tangannya di bahu Danny."Iya mas,aku percaya,sekarang mas mau mandi?Mau aku sediakan air panas buat mas?"tanya Sheril dengan penuh sensual."Adelia my baby,kalau kamu terus begini,bagaimana aku bisa ke kamar mandi untuk MANDI hmmmm?"Danny menanyakan hal itu sambil menahan rasa ghairahnya setelah mendapat sentuhan-sentuhan sensual dari istrinya."Atau mas mau aku yang mandiin mas?"Lagi!Sheril lagi-lagi menggoda suaminya."Ahhhhh,persetan dengan mandi sayang,Kamu membuat aku hilang sabar!!!",Danny terus menyobek pyjama Sheril dan mencampakkannya kemana-mana lalu mengangkat Sheril dan menghempasnya ke ranjang.Maka terjadilah pergelutan panas diantara suami isteri itu sehingga jam 4pagi.Barulah mereka berhenti,itu pun setelah Sheril merengek kelelahan.Dan mereka sama-sama tertidur pulas.Sementara di kamar Adam."hahaha,kau ingat kau boleh lepas dari aku Sheril???Tidak!!!Aku akan membuat kau bertekuk lutut dihadapanku meminta aku menjadi suamimu",Adam berbicara sendirian setelah mabuk keras.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN