Raya sibuk dengan laptopnya, ketika Ayas tengah sarapan, kejadian tadi malam membuat Raya marah, dia merasa telah dipaksa melakukan sesuatu yang tidak dia inginkan. Ayas juga berulangkali minta maaf karena khilaf, namun istrinya itu tidak menggubris tentunya dengan berbicara pelan-pelan karena ibu mertua Raya tengah sarapan sambil menonton televisi. Raya mengancam jika Ayas melakukannya lagi tanpa persetujuannya maka dirinya akan pergi dari rumah. Raya marah karena suaminya itu sangat egois, padahal Raya tengah melakukan healing akibat keguguran karena ulah suaminya itu. Sejujurnya Raya tengah memikirkan apakah dirinya akan melanjutkan rumah tangganya atau memutuskan berpisah, namun kejadian malam tadi membuat Raya merasa terpukul, dirinya merasa sangat marah. “Aku

