Yara keluar dari ruangan Ustaz Zakki dengan wajah merona merah. Wanita itu menunduk dalam dengan satu tangannya memegangi bibir bawahnya yang bengkak, sedang satu tangannya yang lain mengusap-usap bokongnya yang terasa kebas dan kesemutan, karna habis di remas-remas secara brutal oleh suami tercinta. Ustaz Fadil dan Ustaz Hamdan yang kebetulan sedang duduk di balik meja mereka masing-masing, menatap iba ke arah Yara yang terlihat seperti wanita paling teraniaya di pelosok Sumatera. "Mbak Naya baik-baik, saja?" tanya Ustaz Hamdan terlihat cemas. "Saya baik-baik saja, Ustaz," jawab Yara singkat. "Oh ... syukurlah kalau begitu," ucap Ustaz Hamdan terlihat lega. "Mari, Ustaz, Assalamualaikum," ucap Yara seraya berpamitan. "Waalaikumsalam," sahut Ustaz Hamdan dan Ustaz Fadil bersamaan. "

