Extra Chapter

1914 Kata

“Maaf....”             Kalimat itu membuat Sofia mengerutkan kening dan menoleh. Di sampingnya, Erzan sedang menatap danau di depan mereka dengan tatapan menerawang. Erzan memang tahu mengenai kedatangan Sofia dan ke mana Sofia akan melangkahkan kakinya pertama kali di Indonesia, melalui Kio. Kio yang sejak tiga tahun lalu menjadi teman dekat Erzan itu diutus oleh Erzan untuk mengawasi Sofia, selama Sofia di luar negeri.             Melalui Kio lah, Erzan tahu semua perkembangan tentang Sofia. Erzan juga menyuruh Kio untuk bertanya kepada Sofia, ke mana cewek itu akan pergi setibanya di Indonesia dan dijawab akan berjalan-jalan di sekitar area kampus mereka dulu. Setelah mendapatkan kabar dari Kio itu, Erzan segera meluncur ke kampus mereka, meninggalkan pekerjaannya dan memarkir mobilny

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN