"Lupakan saja apa yang baru aku katakan padamu, Little Princess. Pikiranku sedang tidak jernih. Aku tidak bisa berkata benar. Ucapanku keliru tadi." Respons segera diberikan, anggukan kuat. Hanya satu kali. "Apa yang kau bilang? Pikiranmu sedang tidak jernih. Ucapanmu sebuah kekeliruan untuk dikatakan? Kau tidak memikirkan perasaanku?" "Aku minta maaf jika kata-kataku sudah membuat kau tidak nyaman dan tersinggung, Little Princess. Kendali diriku hilang. Aku juga tidak semestinya menyalahkanmu. Aku benar-benar minta maaf." Varlotta tidak cepat mengeluarkan balasan, walau sudah tersusun di dalam kepala. Ia ingin meraih ketenangan terlebih dahulu agar tak kian tersulut oleh emosi. Amarah yang terus berkobar tidak akan menyelesaikan masalah dengan benar. Harus tetap menjaga pikiran dingin

