- 65 -

1575 Kata

Ayah pun memeriksa kondisi Firda, dengan mengusap wajah anak itu secara perlahan. Lalu, ayah buru buru bergerak untuk berjalan keluar. “Ayah mau cari angkot dulu, kamu pelan pelan bawa Firda ke depan ya.” Kata Ayah yang berniat untuk mengentikan angkot yang melintas, agar bisa menunggu sejenak selagi Firda dan Thella bergegas ke depan. Thella menatap ayahnya tak percaya, lalu melirik jam dinding yang mana sudah lewat dari tengah malam. Angkot rata rata sudah pulang sejak jam sembilan atau pun jam sepuluh malam, sehingga sangat jarang ada angkot yang masih beroperasi di jam segini. "Jam segini mana ada angkot yah." kata Thella, menyampaikan pendapatnya terkait ketiadaan angkutan umum di jam jam segini tuh. Kemungkinan hanya ada taksi yang melintas, dan harga taksi tentu akan mahal dan T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN